5 Jenis Saklar yang Sering Ditemui Dalam Kehidupan Sehari-Hari

  • Whatsapp
5-Jenis-Saklar-yang-Sering-Ditemui-Dalam-Kehidupan-Sehari-Hari
Foto dari Canva Pro

Saklar yang akhir-akhir ini banyak dicari ialah saklar jenis foot switch atau saklar injak. Saklar jenis ini berbentuk pedal untuk mengontrol tombol on dan off suatu sistem. Karena berbentuk pedal, cara menggunakannya adalah dengan kaki untuk menghidupkan dan melepaskan kaki untuk mematikannya. Salah satu contoh penggunaan saklar injak ini yakni untuk menghidupkan dan mematikan kran air di tempat cuci tangan.

Dalam rangkaian listrik, alat yang berguna untuk menghentikan dan menghidupkan sumber listrik menuju hasil keluaran suatu benda disebut saklar. Jaringan listrik yang digunakan dapat berbentuk arus listrik yang kuat ataupun yang lemah.

Read More

Fungsi utama saklar ini ialah sebagai pengatur masuk dan keluarnya arus listrik sesuai kebutuhan dan keinginan pengguna. Dalam sebuah rangkaian elektronika, Anda bisa menemukan saklar dalam beragam fungsi seperti tombol power on dan off, mengganti channel tv, tombol volume dan tombol memilih suatu channel.

Mengenal jenis saklar

Saklar mudah ditemui di berbagai tempat seperti di rumah, sekolah, mall dan tempat umum lainnya. Dalam setiap tempat tersebut, jenis saklar bisa serupa ataupun berbeda. Pada saklar manual terdapat 2 istilah yang sering dijumpai yakni pole dan throw. Arti dari pole yakni jumlah input atau masukan sebagai sumber listrik. Saklar dapat memiliki sumber listrik atau pole lebih dari satu.

Sedangkan throw adalah jumlah koneksi dalam saklar. Biasanya saklar memiliki single atau double throw. Uraian di bawah ini akan membahas 5 jenis saklar yang sering dijumpai agar memudahkan pemahaman Anda terhadap saklar.

1. DPST (Double Pole & SingleĀ  Throw)

DPST memiliki kepanjangan Double Pole Single Throw yang berarti saklar yang tersusun dari 4 terminal, dengan rincian input dan output dengan masing-masing bagian sejumlah 2.

Dua kontak input dalam DPST saling berhubungan dalam hubungan mekanis. Bagi Anda yang mencari saklar untuk menyambungkan listrik dari dua jalur rangkaian beda jalur di waktu yang bersamaan, saklar jenis DPST ini sangat cocok dipilih.

2. DPDT (Double Pole & Double Throw)

Saklar berjenis DPDT adalah saklar yang tersusun dari 6 terminal.Enam terminal tersebut yakni terminal input ada 2 dan sisanya untuk terminal output. Perbedaan antara DPST dan DPDT adalah jika DPDT mengendalikan 2 pasang rangkaian listrik untuk bekerja bergantian. Contoh penggunaan saklar jenis ini bisa ditemukan pada rangkaian motor dinamo (DC).

3. SPST (Single Pole & Single Throw)

Jenis saklar yang paling sederhana ialah SPST atau Single Pole Single Throw. Rincian sumber input dan output pada SPST berjumlah masing-masing 1 buah. Rangkaian listrik yang digunakan pada jenis SPST adalah rangkaian tunggal. Artinya, saklar hanya dapat digunakan dari satu sumber dan satu koneksi, seperti pada saklar lampu dan saklar injak atau foot switch.

4. SPDT (Single Pole & Double Throw)

Saklar jenis keempat adalah SPDT yakni saklar yang memiliki 3 terminal, 1 untuk input dan 2 lainnya untuk output. Apabila Anda menggunakan saklar SPDT, maka Anda dapat mengendalikan 2 rangkaian listrik agar dapat diaktifkan bergantian.

5. SP6T (Single Pole & Six Throw)

SP6T adalah Single Pole dan Six Throw yang memiliki 7 terminal di dalamnya. Saklar ini berfungsi sebagai saklar pemilih karena dapat berada ada pilihan posisi on off lebih dari 1. Cara penggunaan jenis SP6T atau saklar pemilih adalah dengan memutar manual saklar dengan jari tangan di posisi tertentu.

Anda akan menemukan 5 jenis saklar di atas di tempat peralatan alat elektronik atau di tempat-tempat umum. Namun, jenis saklar manual (SPST) menjadi saklar yang paling sering ditemukan di beberapa tempat seperti foot switch yang bisa Anda temukan pada tempat cuci tangan.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *