Cara Menghitung Masa Subur dan Gejala-gejalanya

  • Whatsapp
Cara-Menghitung-Masa-Subur-dan-Gejala-gejalanya

Banyak wanita yang sudah mencoba program kehamilan, namun tidak kunjung mendapatkan buah hati. Sebenarnya hamil ini sendiri adalah masalah waktu, yaitu waktu terbaik bagi Anda dalam berhubungan seksual dan bisa menghasilkan pembuahan. Pada dasarnya pria sendiri memang dapat mengeluarkan sperma kapanpun setiap hari. Namun berbeda halnya dengan wanita yang hanya pada waktu atau masa-masa tertentu saja nantinya bisa mengeluarkan sel telur, inilah yang akan dibuahi oleh sperma. Pada masa inilah dikenal sebagai masa subur. Paling tidak wanita harus tahu cara menghitung masa subur mereka.

Sebenarnya dengan mengetahui kapan masa subur ini tak hanya berguna di dalam memprogram kehamilan saja, melainkan juga untuk mereka yang tengah melakukan KB agar tidak memiliki anak atau buah hati terlebih dahulu. Sehingga tanpa harus melakukan suntik KB, ataupun juga konsumsi pil KB, nantinya tetap bisa mengatur agar tidak sampai hamil, cara yang satu ini nyatanya jauh lebih sehat bagi wanita, karena tidak akan menganggu sistem hormonal yang ada di dalam tubuh.

Read More

Dalam menghitung masa subur sebenarnya mudah sekali untuk dilakukan, diantaranya adalah dengan mengenali panjang dari siklus menstruasi Anda, setelah itu bisa dilihat antara hari ke 7 sampai dengan 18 setelah menstruasi tersebut, inilah yang dikenal sebagai masa subur, karena ada potensi ovulasi. Selain itu masa subur sebenarnya dapat dikenali dari beberapa tanda atau gejala yang menyertainya, seperti diantaranya adalah:

  1. Suhu tubuh meningkat, suhu tubuh basal merupakan suhu tubuh pada pagi hari dimana Anda baru bangun tidur, jika tubuh tidak sedang terkena infeksi atau mengalami masalah kesehatan, namun suhu tubuh mengalami peningkatan, maka dapat dipastikan bahwa Anda tengah berada dalam masa subur. Karena memang saat tubuh melepaskan sel telur, maka akan diikuti dengan peningkatan suhu tubuh tersebut, jadi akan naik sekitar 0,4 sampai dengan 0,8 derajat Celcius.
  2. Terdapat perubahan pada lendir serviks atau yang dikenal sebagai cairan vagina, keberadaan dari hormon-hormon yang mengatur siklus menstruasi ini pada umumnya akan mempengaruhi lendir yang dikeluarkan oleh serviks, dimana jumlah warna dan juga teksturnya akan berubah, membuatnya lebih elastis dan juga licin serta berwarna seperti putih telur, tandanya ia siap untuk mengantarkan sperma berenang sampai ke bagian sel telur.
  3. Ketegangan pada mulut rahim juga berubah, pada masa ovulasi umumnya mulut rahim juga akan terasa jauh lebih lembut, lebih tinggi dan juga akan lebih terbuka. Hal ini memang terjadi untuk mempermudah sel sperma untuk sampai ke tuba falopi, tempat biasanya pembuahan akan terjadi. Hanya saja memang untuk ciri yang satu ini terkadang sulit dikenali.
  4. Gairah seksual menjadi meningkat, ini adalah kondisi yang sangat wajar terjadi pada wanita selama masa subur tersebut, karena memang terjadi perubahan hormonal, sehingga membuat gairah seksual atau libido menjadi naik. Ada hasrat untuk berhubungan seks. Biasanya mereka juga akan merasakan aroma tubuhnya menjadi lebih baik dan terasa lebih seksi.
  5. Payudara terasa lebih kencang dan juga lembut dibandingkan dengan sebelumnya, hanya saja terkadang terasa nyeri ketika terkena sentuhan.

Selain cara menghitung masa subur maka itulah beberapa tanda yang dapat Anda kenali bahwa tubuh tengah berada dalam masa subur, waktu terbaik jika seandainya ingin memprogram kehamilan, karena peluang untuk hamil sangatlah besar.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *