Kenali 4 Jenis Saklar dalam Rangkaian Elektronika Ini

  • Whatsapp
Kenali-4-Jenis-Saklar-dalam-Rangkaian-Elektronika-Ini
Foto dari se.com

Secara singkat, Switch atau sering disebut dengan saklar adalah salah satu perangkat yang berfungsi untuk menghubungkan atau memutuskan jaringan listrik. Saat ini, banyak yang menggunakan saklar elektronik seperti IC, Dioda, Transistor, dan masih banyak lagi. Namun, saklar mekanik pun ternyata masih banyak digunakan, salah satunya adalah Limit Switch.

Pada umumnya, saklar bekerja dengan cara menghubungkan dua atau lebih terminal secara internal pada kontak logam yang sewaktu-waktu bisa ditutup atau dibuka oleh penggunanya. Aliran listrik tersebut akan mengalir jika ada kontak yang saling terhubung. Sebaliknya, aliran listrik akan terputus jika tidak ada kontak yang saling terhubung atau hubungan tersebut dipisahkan.

Read More

Saklar juga digunakan tidak hanya untuk mematikan (OFF) atau menghidupkan (ON) sebuah perangkat elektronik. Alat yang satu ini juga sering digunakan untuk mengendalikan fitur-fitur yang ada pada rangkaian listrik. Misalnya, pengatur suara pada ponsel, pengatur tegangan pencatu daya, dan masih banyak lagi.

Jenis-Jenis Saklar

Ada pun empat jenis saklar mekanik yang bisa Anda gunakan, yaitu sebagai berikut.

1. Saklar Tombol Dorong (Push Button Switch)

Tombol dorong atau sering disebut dengan push button switch merupakan jenis saklar yang banyak digunakan. Saklar ini dirancang dengan dua posisi untuk menghubungkan dan memutuskan aliran arus listrik saat Anda mengoperasikannya dengan cara menekan dan melepaskannya.

2. Saklar Pengalih (Toggle Switch)

Selain tombol dorong, ada juga saklar mekanik dengan jenis pengalih atau toggle switch. Saklar ini beroperasi dengan mengandalkan sebuah tuas yang miring ke satu, dua atau lebih posisi. Ini bertujuan untuk memutuskan dan menghubungkan aliran listrik.

Pada umumnya, toggle switch ini didesain statis pada satu posisi saja. Namun ada juga beberapa saklar pengalih yang menerapkan cara kerja pegas internal posisi tuas bisa kembali pada posisi tertentu.

3. Saklar Pemilih (Selector Switch)

Saklar pemilih atau selector switch adalah saklar yang digunakan untuk kebutuhan rangkaian lebih dari dua posisi yang beroperasi dengan cara diputar. Untuk memilih posisi tertentu, Anda cukup memutarnya menggunakan jari tangan. Alat yang satu ini biasanya digunakan pada pencatu daya untuk mendapatkan tegangan yang sesuai, multimeter, pemilih suhu oven, pemilih fungsi pengujian (Ohm, Volt, Ampere), dan masih banyak lagi.

Biasanya, bagian tuas pada alat yang satu ini akan statis di satu posisi saja, namun ada juga beberapa saklar pemilih yang menerapkan cara kerja pegas internal agar bisa mengembalikannya ke posisi semula jika tidak ada yang menahan. Misalnya saklar pemilih pada starter mobil.

4. Saklar Pembatas (limit switch)

Limit switch atau saklar pembatas adalah perangkat yang banyak digunakan untuk kebutuhan otomasi industri. Pada bagian ujung tas saklar ini, biasanya terdapat sebuah bearing atau bantalan roller kecil yang berfungsi sebagai pencegah aus-nya tuas pada saklar pembatas tersebut. Ini dikarenakan adanya kontak secara berulang-ulang dengan bagian mesin.

Umumnya, saklar pembatas berfungsi pada bagian sistem pengaman, pengendali, dan penguncian untuk mengontrol mesin yang melampaui suatu titik. Simpelnya, saklar pembatas ini terdiri atas tuas yang secara mekanis terhubung dengan beberapa kontak. Saat satu benda menyentuh bagian actuator, saklar pembatas akan mengaktifkan kontaknya, sehingga aliran listrik bisa terhubung atau terputus.

Itulah empat jenis saklar dalam rangkaian elektronika yang perlu Anda ketahui. Schneider saat ini menyediakan berbagai jenis limit switch untuk beragam instalasi aplikasi yang mungkin saja Anda butuhkan.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *